1. Tuan Joni adalah seorang karyawan perusahaan swasta dengan gaji Rp 15.000.000,00/bulan. Sejak dua bulan yang lalu, Tuan Joni mencoba membuka warung Ayam Goreng dan Ayam Bakar setiap malam di depan rumahnya dan ternyata warungnya disukai konsumen. Tuan Joni memutuskan untuk berhenti bekerja di perusahaan swasta untuk berkonsentrasi penuh di warung Ayamnya. Jika diketahui bahwa keuntungan warung Ayam Tuan Joni adalah Rp 15.000.000,00/bulan, maka dapat disimpulkan bahwa .....
A. Keuntungan ekonomi usaha Tuan Joni adalah Rp 0/bulan
B. Keuntungan akuntansi usaha Tuan Joni adalah Rp 0/bulan
C. Keuntungan ekonomi usaha Tuan Joni adalah Rp 15 juta/bulan
D. Keuntungan ekonomi usaha Tuan Joni pasti lebih besar dibandingkan keuntungan akuntansi, namun besarnya keuntungan tidak bias dipastikan
E. Keuntungan ekonomi dan keuntungan akuntansi usaha Tuan Joni tidak bisa diestimasi
Jawaban: A Pembahasan:
Keuntungan Ekonomi = Pendapatan Total - (Biaya Eksplisit + Biaya Implisit).
Biaya Implisit adalah biaya peluang (opportunity cost), yaitu gaji yang dikorbankan Tuan Joni (Rp 15.000.000).
Keuntungan Akuntansi (Pendapatan - Biaya Eksplisit) = Rp 15.000.000.
Keuntungan Ekonomi = 15.000.000 - 15.000.000 (Biaya Peluang) = Rp 0.
Peta Konsep:
Biaya Peluang (Opportunity Cost) → Nilai dari alternatif terbaik yang dikorbankan. Dalam bisnis, jika Laba Ekonomi = 0, artinya usaha tersebut menghasilkan return yang sama persis dengan pekerjaan sebelumnya (Normal Profit).
2. A company called PT Sans Molis Manufactures LCD smart boards for students in elementary schools. Last year it sold 200.000 LCDs at a price of $10 each. Company's explicit production cost was $1.500.000. whereas implicit production cost was $300.000. what was PT Sans Molis's accounting and economic profit for the previous year?
Laba Akuntansi hanya memperhitungkan biaya nyata (uang keluar). Laba Ekonomi memperhitungkan biaya nyata DAN biaya peluang (biaya implisit). Laba Ekonomi selalu lebih kecil atau sama dengan Laba Akuntansi.
3. Suatu negara memproduksi barang-barang listrik dan obat-obatan dengan kapasitas penuh. Sebuah inovasi dikembangkan yang memungkinkan negara untuk menghasilkan obat baru yang menjadi sangat diminati. Jika ditunjukkan dalam kurva kemungkinan produksinya, yang tepat adalah ....
A. Bergerak dari W ke X
B. Bergerak dari X ke Y
C. Bergerak dari X ke Z
D. Bergerak dari Y ke X
E. Bergerak dari W ke Y
Jawaban: C Pembahasan:
Inovasi teknologi meningkatkan efisiensi produksi, yang menyebabkan kurva Production Possibility Frontier (PPF) bergeser ke luar (outward shift). Titik X berada pada kurva lama, dan titik Z berada pada kurva baru yang lebih luar, menunjukkan peningkatan kapasitas produksi total.
Peta Konsep:
Kurva PPF menunjukkan kombinasi maksimum dua barang yang bisa diproduksi. Pergeseran kurva ke luar = Pertumbuhan Ekonomi (bisa karena teknologi bertambah atau sumber daya bertambah). Pergerakan di sepanjang kurva = Trade-off.
4. Sepuluh karung beras akan terjual bila harganya Rp 80.000,00 / karung dan 20 karung akan terjual bila harganya Rp 60.000,00 / karung. Dari data tersebut fungsi permintaannya adalah ....
Fungsi Invers Permintaan (P sebagai subjek) sering digunakan untuk menggambar grafik. Slope negatif menunjukkan hubungan terbalik antara harga dan jumlah.
6. Diketahui data sebagai berikut :
Harga (P)
Jumlah Barang (Q)
50
5
45
8
40
11
35
14
Bentuk persamaan linear dari tabel di atas adalah ..
Mencari fungsi dari tabel data cukup dengan mengambil dua pasangan koordinat (P, Q) dan memasukkannya ke rumus persamaan garis lurus.
7. Jika harga beras Rp 6.000/kg, penjual bersedia menawarkan 10 kg. jika harga beras naik menjadi Rp 8.000,00/kg, penjual bersedia menawarkan 20 kg. Dari data tersebut fungsi penawaran terhadap beras adalah ... .
Fungsi Penawaran memiliki slope positif (harga naik, penawaran naik). Bentuk umum Q = -c + dP.
8. Pada saat harga daging sapi Rp 60.000/kg, jumlah daging yang ditawarkan 5.000 kg. Pada saat harga naik menjadi Rp 80.000,00/kg, Jumlah dagung yang ditawarkan 6.000 kg. Fungsi penawarannya adalah ... .
A. Q = 1/20 P - 8.000
B. Q = 1/20 P - 2.000
C. Q = 1/20 P + 2000
D. Q = 1/20 P + 3.000
E. Q = 1/20 P + 8.000
Jawaban: C Pembahasan:
Data: (60.000, 5.000) dan (80.000, 6.000).
(P - 60.000) / (80.000 - 60.000) = (Q - 5.000) / (6.000 - 5.000)
(P - 60.000) / 20.000 = (Q - 5.000) / 1.000
P - 60.000 = 20(Q - 5.000)
P - 60.000 = 20Q - 100.000
20Q = P + 40.000
Q = 1/20 P + 2.000.
Peta Konsep:
Perhatikan konstanta dalam persamaan. Jika P=0, Q negatif (tidak logis), tapi secara matematis fungsi linear tetap valid dalam domain positif.
9. Harga Rp 100,00 jumlah barang yang diperjual belikan sebesar 20 unit. Ketika harga Rp 200,00 jumlah barang yang diperjual belikan 30 unit. Dari data tersebut maka fungsi penawarannya adalah .....
a. Qs = -1/10 P + 10
b. Qs = 1/10 P + 10
c. Qs = 1/10 P - 10
d. Qs = 1/10 P - 8
e. Qs = 1/10 P + 8
Jawaban: B Pembahasan:
Data: (100, 20) dan (200, 30).
(P - 100) / (200 - 100) = (Q - 20) / (30 - 20)
(P - 100) / 100 = (Q - 20) / 10
P - 100 = 10(Q - 20)
P - 100 = 10Q - 200
10Q = P + 100
Qs = 1/10 P + 10.
10. Diketahui fungsi permintaan Qd = -P + 11, pada saat harga Rp 5,00 barang yang akan ditawarkan 6 unit, ketika harga Rp 7,00 barang yang ditawarkan 10 unit. Harga keseimbangan adalah ...
Jika tabel menunjukkan excess supply (penawaran > permintaan) pada harga tinggi, dan excess demand pada harga rendah, maka keseimbangan ada di antaranya.
13. Berikut adalah tabel harga, jumlah permintaan, dan jumlah penawaran suatu barang:
Harga
Jumlah (Permintaan)
Jumlah (Penawaran)
Rp5.000,00
5
25
Rp2.000,00
20
10
Berdasarkan tabel tersebut, maka titik keseimbangan (Q,P) yang terjadi adalah ....
a. (10,4000)
b. (15,3000)
c. (20,3000)
d. (20,4000)
e. (25,5000)
Jawaban: B Pembahasan:
Qd: (5000, 5), (2000, 20). Slope = 15/-3000 = -1/200. Qd = -1/200 P + 30.
Qs: (5000, 25), (2000, 10). Slope = -15/-3000 = 1/200. Qs = 1/200 P.
Qd = Qs -> -1/200 P + 30 = 1/200 P -> 30 = 2/200 P -> P = 3000.
Q = 1/200 (3000) = 15.
(Q, P) = (15, 3000).
Peta Konsep:
Trik cepat: Cari harga di mana selisih Qd dan Qs mengecil. Di 5000 selisih 20. Di 2000 selisih -10. Titik temu ada di antara 2000 dan 5000.
14. Fungsi permintaan suatu barang adalah Qd = -2P + 20 dan fugsi penawaran adalah Qs = 2P - 10 Jika barang tersebut dikenakan pajak sebesar t = 3, maka titik keseimbangan setelah pajak adalah .....
A. (2,9)
B. (9,2)
C. (8,4)
D. (4,8)
E. (4,4)
Jawaban: A Pembahasan:
Pajak ditanggung produsen, harga yang diterima produsen menjadi (P - t).
Qs baru = 2(P - 3) - 10 = 2P - 6 - 10 = 2P - 16.
Qd = Qs baru -> -2P + 20 = 2P - 16 -> 4P = 36 -> P = 9.
Q = -2(9) + 20 = 2.
Titik keseimbangan (Q, P) = (2, 9).
Peta Konsep:
Pajak spesifik (per unit) menggeser kurva penawaran ke kiri/atas. Harga keseimbangan naik, kuantitas turun.
15. The demand for bubur ayam is given by Q = 100 - 2P and the supply is given by Q = -20 + P. the government sets the price ceiling at P which results in the deficit 30. Find P .....
A. P = 10
B. P = 20
C. P = 30
D. P = 40
E. P = 50
Jawaban: C Pembahasan:
Defisit (Excess Demand) terjadi saat Qd > Qs.
(100 - 2P) - (-20 + P) = 30
100 - 2P + 20 - P = 30
120 - 3P = 30
3P = 90 -> P = 30.
Peta Konsep:
Price Ceiling (Harga Maksimum) yang efektif ditetapkan di bawah harga keseimbangan, menyebabkan kelebihan permintaan (shortage/defisit).
16. Diketahui Pd = 100 - 1/2 Q. Jika jumlah yang diminta berubah dari 20 menjadi 30, maka besar koefisien lastisitasnya adalah ...
A. 1/5
B. 1/2
C. 9
D. 10
E. 15
Jawaban: C Pembahasan:
Hitung elastisitas titik pada Q awal = 20.
P = 100 - 0.5(20) = 90.
Fungsi invers: 0.5Q = 100 - P -> Q = 200 - 2P. Maka dQ/dP = -2.
Ed = |dQ/dP * P/Q| = |-2 * 90/20| = |-9| = 9.
Peta Konsep:
Elastisitas Harga Permintaan (Ed) mengukur sensitivitas jumlah permintaan terhadap perubahan harga. Nilai > 1 berarti Elastis.
17. Apabila diketahui pada saat harga barang “X” naik dari 1.200 per unit menjadi 1.500 per unit dan fungsi penawaran yang berlaku Q = 10P - 1.000. Maka sifat koefisien elastisitas penawarannya adalah ....
A. elastis
B. inelastis
C. elastis uniter
D. elastis sempurna
E. inelastis sempurna
Jawaban: A Pembahasan:
Qs = 10P - 1000. dQ/dP = 10.
Pada P = 1200, Q = 10(1200) - 1000 = 11.000.
Es = dQ/dP * P/Q = 10 * 1200/11000 = 12000/11000 = 1,09.
Karena Es > 1, maka bersifat elastis.
Peta Konsep:
Elastisitas Penawaran (Es). Es > 1 (Elastis), Es < 1 (Inelastis), Es = 1 (Uniter).
18. Perhatikan tabel dibawah ini:
Harga barang A (Rp)
Permintaan barang A (unit)
Permintaan barang B (unit)
Permintaan barang C (unit)
1
80
100
5
1,5
60
98
10
2
40
96
15
2,5
20
94
20
3
0
92
25
Pernyataan dibawah ini salah, kecuali:
A. Barang A dan B bersifat Komplementer sedangkan C bersifat Substitusi
B. Barang A dan c bersifat Komplementer sedangkan Barang A dan B bersifat Substitusi
C. Barang A dan B bersifat Komplementer dan Barang A dan C bersifat Substitusi
D. Barang A dan B bersifat Substitusi dan Barang A dan C bersifat Substitusi
E. Keterkaitan antara Barang A, B, dan C tidak dapat ditentukan
Jawaban: C Pembahasan:
Harga A naik (1 -> 3).
Permintaan B turun (100 -> 92). Hubungan terbalik = Komplementer (pelengkap).
Permintaan C naik (5 -> 25). Hubungan searah = Substitusi (pengganti).
Jadi, A dan B Komplementer, A dan C Substitusi.
Peta Konsep:
Elastisitas Silang (Cross Elasticity). Negatif = Komplementer (Harga naik, barang lain turun). Positif = Substitusi (Harga naik, orang pindah ke barang lain).
19. Fungsi permintaan Q = 2P-1/2 Y3 P, Q, dan Y berturut-turut adalah harga, kuntitas yang diminta, dan pendapatan. Fungsi permintaan tersebut mengindikasikan permintaan barang Q
A. tidak elastis terhadap pendapatan dan tidak elastis terhadap harga
B. elastis terhadap pendapatan dan tidak elastis terhadap harga
C. elastis terhadap harga dan elastis terhadap pendapatan
D. tidak elastis terhadap harga dan elastis terhadap pendapatan
E. elastisitas harga dan elastisitan pendapatan sama besarnya
Jawaban: D Pembahasan:
Bentuk fungsi Q = A P^a Y^b.
Elastisitas Harga (Ed) = |a| = |-1/2| = 0,5 (Inelastis / tidak elastis).
Elastisitas Pendapatan (Ey) = b = 3 (Elastis).
Jadi, tidak elastis terhadap harga dan elastis terhadap pendapatan.
Peta Konsep:
Dalam fungsi Cobb-Douglas (Q = k P^a Y^b), eksponen variabel langsung merupakan nilai elastisitasnya.
20. Suatu pasar memiliki fungsi permintaan berikut.
No.
Jenis Pasar
Fungsi permintaan
1.
Pasar A
P = 800 - 2Q
2.
Pasar B
P = 1000 - 10Q
3.
Pasar C
P = 500 - ½ Q
4.
Pasar D
P = 300 - Q
5.
Pasar E
P = 600 - 3Q
Jika harga mengalami kenaikan dari Rp 200,00 menjadi Rp 300,00, maka kesimpulan pernyataan yang benar adalah .....
A. Pasar A lebih inelastis dari pada pasar B
B. Pasar C lebih elastis dari pada pasar D
C. Pasar E lebih elastis dari pada pasar C
D. Pasar B menghasilkan paling elastis
E. Pasar D menghasilkan paling elastis
Jawaban: E Pembahasan:
Ubah ke bentuk Q = f(P) untuk melihat kemiringan (slope) dQ/dP.
A: Q = 400 - 0,5P (slope 0,5)
B: Q = 100 - 0,1P (slope 0,1)
C: Q = 1000 - 2P (slope 2)
D: Q = 300 - P (slope 1)
E: Q = 200 - 0,33P (slope 0,33)
Semakin besar slope (dQ/dP), semakin elastis (ceteris paribus).
Slope C (2) > Slope D (1). Maka Pasar C lebih elastis dari Pasar D? Tunggu, mari hitung elastisitas titiknya.
Pada P=200:
A: Q=350. E = 0.5 * (200/350) = 0.28
B: Q=80. E = 0.1 * (200/80) = 0.25
C: Q=900. E = 2 * (200/900) = 0.44
D: Q=100. E = 1 * (200/100) = 2.0 (Sangat Elastis)
E: Q=133. E = 0.33 * (200/133) = 0.5
Pasar D memiliki elastisitas tertinggi (2.0).
Peta Konsep:
Elastisitas tergantung pada slope DAN posisi titik (P/Q). Fungsi linear dengan slope -1 (P = a - Q) cenderung memiliki elastisitas lebih tinggi pada harga yang sama dibandingkan slope yang lebih curam, tergantung intersepnya.