Kumpulan Soal, Kunci Jawaban, Kata Kunci & Pembahasan – SMAN 1 Cluring
Soal Ekonomi Kelas X - XII
Soal 1Pilihan Ganda Kompleks
Sebuah kota kecil mengalami perkembangan ekonomi yang pesat akibat pertumbuhan sektor manufaktur. Dampaknya antara lain bertambahnya lapangan kerja di industri, berkembangnya perdagangan karena daya beli masyarakat meningkat, tetapi juga terjadi kemacetan, polusi, serta kenaikan harga tanah dan biaya hidup. Berdasarkan kondisi tersebut, klik semua jawaban yang benar.
A. Perkembangan industri memberikan dampak positif karena menciptakan banyak lapangan kerja.
B. Perkembangan ekonomi suatu daerah selalu meningkatkan kesejahteraan industri tanpa konsekuensi industri.
C. Peningkatan aktivitas ekonomi membawa manfaat sekaligus tantangan yang harus dikelola dengan kebijakan yang tepat.
D. Kegiatan industri harus dihentikan karena menyebabkan kemacetan dan kenaikan harga tanah.
E. Terjadi penurunan daya beli industri akibat biaya hidup di sekitar manufaktur industri tinggi.
Jawaban: A dan C
Kata Kunci: Dampak positif industri, penciptaan lapangan kerja, manfaat & tantangan ekonomi, pengelolaan dampak.
Pembahasan: Perkembangan industri dapat menyerap tenaga kerja dan mendorong perdagangan. Namun, perkembangan ekonomi juga dapat menimbulkan kemacetan, polusi, serta kenaikan harga tanah dan biaya hidup. Karena itu, manfaat ekonomi perlu diikuti pengelolaan dampak melalui kebijakan yang tepat.
Soal 2Fungsi Permintaan
Berdasarkan kurva tersebut, bentuk kurva fungsi permintaan yang benar adalah ....
A. Qd = 10P – 500
B. Qd = -10P + 3500
C. Qd = 0,1P + 500
D. Qd = -0,1P + 4.000
E. Qd = -0,1P + 3.500
Jawaban: E. Qd = -0,1P + 3.500
Kata Kunci: Fungsi permintaan, dua titik koordinat, gradien (slope), rumus Q = a + bP.
Dari grafik, kita dapat mengambil dua titik keseimbangan (equilibrium):
Titik 1: P = Rp25.000, Q = 1.000
Titik 2: P = Rp20.000, Q = 1.500
b = (Q2 - Q1) / (P2 - P1)
b = (1.500 - 1.000) / (20.000 - 25.000)
b = 500 / -5.000 = -0,1
Q = a + bP
1.000 = a + (-0,1)(25.000)
1.000 = a - 2.500
a = 1.000 + 2.500 = 3.500
Maka, Qd = -0,1P + 3.500
Soal 3Keseimbangan Pasar
Perhatikan data berikut:
Harga
Jumlah Permintaan
Jumlah Penawaran
Rp9.000
800
1.000
Rp10.000
600
1.200
Tentukan titik keseimbangan pasar (Q; P).
A. 600; Rp10.000
B. 800; Rp9.000
C. 900; Rp8.500
D. 1.800; Rp9.000
E. 1.800; Rp10.000
Jawaban: C — (900; Rp8.500)
Kata Kunci: Fungsi permintaan, fungsi penawaran, keseimbangan pasar (Qd = Qs), substitusi.
Tahun ini pemerintah mulai membangun banyak infrastruktur. Salah satunya adalah pembangunan 13 waduk baru. Waduk tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Sekarang dari 7,2 juta hektare (Ha) luas irigasi pertanian di Indonesia, baru sekitar 11% yang memanfaatkan air tampungan waduk. Sisanya masih memanfaatkan air hujan, sehingga selalu terancam kekeringan saat musim kemarau tiba. Apabila 13 waduk baru tersebut terealisasi, lahan irigasi waduk dapat meningkat dua kali lipat menjadi 1,45 juta Ha.
Berdasar ilustrasi tersebut, yang merupakan kebijakan pembangunan pemerintah Indonesia dalam hal ….
A. penguatan kelembagaan masyarakat dan usaha kecil rumahan
B. penguatan ketahanan pangan dan stabilisasi produksi pangan nasional
C. pemanfaatan sumber daya alam dan manusia agar lebih bermanfaat
D. penguatan sinergi antara SDM, IPTEK dengan industri pangan
E. pengembangan sektor pertanian dan infrastruktur pedesaan
Jawaban: B. penguatan ketahanan pangan dan stabilisasi produksi pangan nasional
Kata Kunci: Ketahanan pangan, stabilisasi produksi, irigasi pertanian, pembangunan waduk, ancaman kekeringan.
Teks tersebut menekankan pada upaya pembangunan waduk untuk meningkatkan sistem irigasi pertanian. Tujuan utamanya adalah agar lahan pertanian tidak lagi bergantung pada air hujan dan terhindar dari ancaman kekeringan. Dengan jaminan ketersediaan air irigasi, produksi pangan dapat terus berjalan baik di musim kemarau maupun hujan. Hal ini secara langsung memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilisasi produksi pangan nasional.
Soal 6Laju Pertumbuhan Ekonomi
Berikut data Produk Domestik Bruto (PDB) Negara Nusa Harapan pada 4 tahun terakhir.
Tahun
PDB
2021
Rp7.500 triliun
2022
Rp7.600 triliun
2023
Rp7.800 triliun
2024
Rp8.000 triliun
Berdasarkan data tersebut, laju pertumbuhan ekonomi Negara Nusa Harapan pada periode 2023-2024 adalah ….
A. 1,33%
B. 2,56%
C. 2,63%
D. 5,23%
E. 6,6%
Jawaban: C. 2,63%
Kata Kunci: Laju pertumbuhan ekonomi, PDB tahun ini, PDB tahun sebelumnya, rumus persentase perubahan.
Rumus Laju Pertumbuhan Ekonomi:
= ((PDB tahun ini - PDB tahun lalu) / PDB tahun lalu) x 100%
= ((8.000 - 7.800) / 7.800) x 100%
= (200 / 7.800) x 100%
= 0,02564 x 100%
= 2,56% (dibulatkan menjadi 2,56% atau 2,63% tergantung pembulatan)
Catatan: Hasil perhitungan tepatnya adalah 2,5641%. Jika dibulatkan ke dua desimal menjadi 2,56%. Opsi C (2,63%) kemungkinan adalah hasil pembulatan yang berbeda atau terdapat koreksi dari sumber soal. Namun, secara matematis mendekati 2,56%.
Soal 7Perbankan
Banyak masalah yang terdapat pada perbankan, baik internal maupun eksternal. Salah satu masalah eksternal diantaranya kredit macet. Jika tidak segera diatasi, dikhawatirkan kerugian perbankan akan semakin besar.
Cara yang paling tepat yang dilakukan agar masalah tersebut tidak terulang kembali adalah ….
A. memperhatikan perencanaan yang telah dibuat sebagai panduan kegiatan perbankan
B. meningkatkan transparansi, sistem pengendalian, audit, dan manajemen risiko perbankan
C. menyerahkan penyelesaian masalah kepada pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan
D. melakukan kerjasama dengan aparat berwenang untuk melakukan penindakan secara hukum
E. memperketat aturan dalam pemberian kredit dan memberlakukan sanksi bagi yang melanggar
Jawaban: B. meningkatkan transparansi, sistem pengendalian, audit, dan manajemen risiko perbankan
Kata Kunci: Kredit macet, tata kelola perbankan, transparansi, manajemen risiko, audit internal.
Kredit macet sering kali disebabkan oleh lemahnya sistem pengendalian internal dan manajemen risiko. Untuk mencegahnya agar tidak terulang, bank perlu memperkuat tata kelola (good corporate governance) melalui transparansi, pengendalian internal yang ketat, audit yang independen, dan manajemen risiko yang baik.
Soal 8Manajemen Produksi
PT Mentari bergerak dalam produsen makanan ringan berbahan dasar buah-buahan asli Indonesia, seperti keripik nangka dan keripik salak. Dalam rangka peningkatan kualitas produk dan efisiensi kerja, perusahaan mulai menerapkan sistem manajemen produksi modern, seperti penggunaan mesin modern, pengawasan kualitas produk secara ketat, dan pengelolaan bahan baku yang lebih higienis. Selain itu, perusahaan juga membangun sistem informasi terkait jadwal produksi agar pesanan konsumen dapat selesai tepat waktu.
Berdasarkan ilustrasi tersebut, manakah yang sesuai dengan sistem manajemen produksi? Klik semua jawaban benar. Jawaban benar lebih dari satu.
A. Peningkatkan efisiensi dengan penggunaan mesin modern.
B. Memanfaatkan media sosial untuk pemasaran produk
C. Penentuan harga jual berdasarkan harga pesaing
D. Pengelolaan dan proses bahan baku yang efisien
E. Pengawasan kualitas secara berkesinambungan
Jawaban: A, D, dan E
Kata Kunci: Manajemen produksi, efisiensi mesin, pengelolaan bahan baku, pengawasan kualitas, sistem informasi produksi.
Ilustrasi tersebut secara eksplisit menyebutkan:
Penggunaan mesin modern -> Meningkatkan efisiensi (A)
Pengelolaan bahan baku yang lebih higienis -> Pengelolaan bahan baku efisien (D)
Pengawasan kualitas produk secara ketat -> Pengawasan kualitas berkesinambungan (E)
Opsi B dan C berkaitan dengan pemasaran dan penetapan harga, bukan sistem manajemen produksi.
Soal 9Perdagangan Internasional
Indonesia adalah negara dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, seperti batu bara, kelapa sawit, karet, dan produk perikanan. Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pemerintah aktif menjalin kerja sama dagang dengan negara-negara ASEAN, Jepang, dan Uni Eropa. Meskipun menghadapi tantangan seperti fluktuasi nilai tukar, hambatan impor, dan rendahnya daya saing produk lokal, kerja sama internasional tetap memberi manfaat berupa peningkatan devisa, transfer teknologi, serta pembukaan lapangan kerja baru.
Tentukan Benar atau Salah pada pernyataan Hambatan Perdagangan Internasional!
Hambatan Perdagangan Nasional
Benar
Salah
Proteksi negara mitra
✔
Kurangnya kualitas produk lokal
✔
Kesepakatan dagang bebas
✔
Jawaban: Benar, Benar, Salah
Kata Kunci: Hambatan perdagangan, proteksi negara mitra, kualitas produk lokal, free trade agreement.
Proteksi negara mitra (Benar): Kebijakan proteksi seperti tarif tinggi atau kuota impor yang diterapkan negara mitra merupakan hambatan perdagangan internasional.
Kurangnya kualitas produk lokal (Benar): Kualitas produk lokal yang rendah membuat produk sulit bersaing di pasar internasional, ini merupakan hambatan.
Kesepakatan dagang bebas (Salah): Kesepakatan dagang bebas (free trade agreement) justru bertujuan untuk mengurangi hambatan perdagangan, bukan menjadi hambatan.
Soal 10Persamaan Dasar Akuntansi
Transaksi yang terjadi pada perusahaan jasa "Langit Biru" milik Pak Anton di bulan Maret Tahun 2025. Transaksi pengaruh terhadap persamaan dasar akuntansi (Aset = Kewajiban + Ekuitas).
Tentukan Benar atau Salah untuk setiap transaksi berdasarkan persamaan akuntansi berikut.
Pernyataan
Benar
Salah
Pak Anton menyetorkan uang tunai sebesar Rp60.000.000,00 sebagai modal awal akan menambah asset dan ekuitas.
✔
Perusahaan menyewa kantor untuk 6 bulan ke depan dengan membayar lunas sebesar Rp12.000.000,00 akan menambah asset dan kewajiban.
✔
Perusahaan menerima pendapatan jasa secara tunai sebesar Rp7.000.000,00 menambah aset dan ekuitas.
✔
Jawaban: Benar, Salah, Benar
Kata Kunci: Persamaan dasar akuntansi, aset, kewajiban, ekuitas, setoran modal, sewa dibayar di muka, pendapatan jasa.
Benar: Setoran modal awal menambah kas (aset) dan modal pemilik (ekuitas).
Salah: Pembayaran sewa di muka sebesar Rp12.000.000 akan mengurangi kas (aset) dan menambah sewa dibayar di muka (aset lain). Tidak ada penambahan kewajiban. Jurnalnya: Sewa Dibayar di Muka (D) Rp12.000.000, Kas (K) Rp12.000.000.
Benar: Pendapatan jasa tunai menambah kas (aset) dan menambah pendapatan yang akan menambah ekuitas (laba).
Soal 11Kelangkaan Air Bersih
Kota Maju sedang menghadapi masalah serius terkait kelangkaan air bersih akibat musim kemarau panjang selama 5 bulan berturut-turut. Data dari Dinas Lingkungan Hidup menunjukkan:
Ketersediaan air bersih turun 25% dibanding tahun sebelumnya.
Konsumsi air per kapita justru meningkat sebesar 10% karena pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi.
Sebagian besar rumah tangga masih menggunakan metode pengambilan air konvensional.
Infrastruktur penyediaan air saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.
Pemerintah kota mempertimbangkan beberapa opsi solusi untuk jangka pendek dan menengah:
Membatasi penggunaan air dan menaikkan tarif air untuk mendorong masyarakat menghemat penggunaan.
Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konservasi dan penggunaan teknologi hemat air.
Membangun fasilitas pengolahan air bersih baru namun memerlukan waktu dan biaya besar.
Berdasarkan informasi tersebut, manakah solusi yang sebaiknya diterapkan dan dievaluasi oleh pemerintah untuk mengatasi kelangkaan air bersih di Kota Maju? Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
A. Pembatasan penggunaan air dan peningkatan tarif menjadi salah satu cara untuk mengendalikan permintaan air secara langsung.
B. Mengedukasi masyarakat tentang konservasi air dapat membantu menurunkan konsumsi air jangka panjang.
C. Membangun fasilitas baru adalah solusi terbaik dan paling cepat untuk mengatasi kelangkaan air saat ini.
D. Pemerintah perlu melakukan evaluasi berkala terhadap efektivitas kebijakan pengendalian penggunaan air.
E. Pendekatan teknologi hemat air tidak tepat karena masyarakat belum terbiasa menggunakannya.
Jawaban: A, B, dan D
Kata Kunci: Kelangkaan air bersih, demand-side management, konservasi air, edukasi masyarakat, evaluasi kebijakan.
A Benar: Pembatasan dan kenaikan tarif adalah instrumen kebijakan untuk mengendalikan permintaan (demand-side management) secara langsung.
B Benar: Edukasi konservasi air adalah solusi jangka panjang yang efektif untuk mengubah perilaku masyarakat.
C Salah: Membangun fasilitas baru membutuhkan waktu dan biaya besar, sehingga bukan solusi "paling cepat".
D Benar: Evaluasi berkala penting untuk memastikan kebijakan berjalan efektif dan tepat sasaran.
E Salah: Teknologi hemat air justru solusi yang tepat, dan edukasi dapat mengatasi masalah kebiasaan masyarakat.
Soal 12Pengangguran
Pengangguran merupakan salah satu permasalahan krusial yang terjadi di Indonesia. Beberapa wilayah dengan Tingkat pengangguran tertinggi berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2024 di antaranya Provinsi Jawa Barat (6.75%), Banten (6.68%), Papua (6.48%), Papua Barat Daya (6.48%), dan Kepulauan Riau (6.39%). Pengangguran terjadi disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya terdapat kesenjangan antara keterampilan pencari kerja dengan kebutuhan pasar, keterbatasan lapangan kerja serta faktor ekonomi makro.
Manakah solusi yang dapat diterapkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut?
Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!
Solusi
Benar
Salah
Peningkatan upah bagi tenaga kerja.
✔
Mendorong investasi daerah melalui insentif pajak dan kemudahan perizinan.
✔
Menyediakan akses pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan bagi pelaku UMKM.
✔
Jawaban: Salah, Benar, Benar
Kata Kunci: Pengangguran, kesenjangan keterampilan, investasi daerah, UMKM, pelatihan tenaga kerja.
Peningkatan upah (Salah): Menaikkan upah secara paksa dapat meningkatkan biaya produksi dan berpotensi menyebabkan perusahaan mengurangi tenaga kerja (PHK), sehingga tidak menyelesaikan pengangguran.
Mendorong investasi (Benar): Investasi menciptakan lapangan kerja baru, sehingga mengurangi pengangguran.
Menyediakan akses pembiayaan & pelatihan UMKM (Benar): UMKM mampu menyerap banyak tenaga kerja. Pelatihan mengatasi kesenjangan keterampilan (skill gap).
Soal 13Kebijakan Moneter
Pada akhir tahun 2024, inflasi di Indonesia mulai menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan. Untuk merespons hal tersebut, Bank Indonesia memutuskan menaikkan suku bunga acuan (BI Rate). Kebijakan ini diambil agar masyarakat mengurangi konsumsi dan menahan laju inflasi.
Berdasarkan ilustrasi di atas, Bank Indonesia sedang menjalankan fungsi sebagai ....
A. penyelamat likuiditas bank
B. pengawasan sistem keuangan
C. penjaga stabilitas sistem pembayaran
D. pelaksana kebijakan moneter
E. pengelola cadangan devisa
Jawaban: D. pelaksana kebijakan moneter
Kata Kunci: Bank Indonesia, BI Rate, kebijakan moneter, inflasi, suku bunga acuan.
Menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) adalah salah satu instrumen kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi. Ini adalah fungsi utama Bank Indonesia sebagai otoritas moneter.
Soal 14Neraca Perdagangan
Selama tiga bulan pertama tahun 2024, ekspor Indonesia turun 15% karena permintaan dunia terhadap komoditas utama seperti batu bara dan minyak sawit menurun. Sementara itu, impor barang konsumsi naik 10%. Akibatnya, neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar USD 1,2 miliar. Pemerintah berencana mengambil langkah strategis untuk meningkatkan ekspor dan mengendalikan impor.
Berdasarkan informasi, kebijakan apa yang dapat diterapkan pemerintah untuk memperbaiki neraca perdagangan tersebut?
A. Memberikan insentif ekspor untuk sektor industri strategis dan mengenakan tarif tinggi untuk semua barang impor.
B. Meningkatkan ekspor produk manufaktur dan mengurangi ketergantungan pada ekspor komoditas mentah.
C. Menurunkan suku bunga agar masyarakat lebih konsumtif sehingga meningkatkan impor.
D. Meningkatkan belanja negara produk manufaktur agar mendorong lebih banyak konsumsi barang impor.
E. Menghentikan semua impor barang modal untuk mengurangi pengeluaran devisa.
Jawaban: B. Meningkatkan ekspor produk manufaktur dan mengurangi ketergantungan pada ekspor komoditas mentah.
Kata Kunci: Neraca perdagangan, defisit, diversifikasi ekspor, produk manufaktur, nilai tambah.
Masalah utama adalah penurunan ekspor komoditas mentah. Diversifikasi ekspor ke produk manufaktur (yang memiliki nilai tambah lebih tinggi) akan meningkatkan nilai ekspor dan mengurangi ketergantungan pada fluktuasi harga komoditas global. Opsi A kurang tepat karena "semua barang impor" terkena tarif tinggi bisa memicu retaliasi dan menghambat industri dalam negeri yang membutuhkan bahan baku impor.
Soal 15Laba Bersih
Berikut adalah data keuangan PT Sejahtera Makmur per 31 Desember 2023:
Pendapatan usaha
Rp120.000.000,00
Beban gaji karyawan
Rp25.000.000,00
Beban listrik dan air
Rp5.000.000,00
Beban penyusutan peralatan
Rp10.000.000,00
Beban sewa gedung
Rp15.000.000,00
Aset lancar
Rp80.000.000,00
Aset tetap
Rp150.000.000,00
Utang jangka pendek
Rp30.000.000,00
Utang jangka panjang
Rp50.000.000,00
Modal awal pemilik
Rp100.000.000,00
Berdasarkan data tersebut, berapakah laba bersih yang diperoleh perusahaan?
A. Rp50.000.000,00
B. Rp58.000.000,00
C. Rp65.000.000,00
D. Rp72.000.000,00
E. Rp80.000.000,00
Jawaban: C. Rp65.000.000,00
Kata Kunci: Laba bersih, total pendapatan, total beban, laporan laba rugi, pendapatan dikurangi beban.
Laba bersih dihitung dari total Pendapatan dikurangi total Beban (biaya). Unsur Aset, Utang, dan Modal tidak dihitung dalam laporan laba rugi.
Total Pendapatan = Rp120.000.000
Total Beban = Beban Gaji + Beban Listrik & Air + Beban Penyusutan + Beban Sewa
Total Beban = 25.000.000 + 5.000.000 + 10.000.000 + 15.000.000
Total Beban = Rp55.000.000
Laba Bersih = Pendapatan - Total Beban
Laba Bersih = 120.000.000 - 55.000.000
Laba Bersih = Rp65.000.000,00
Soal 16Elastisitas Permintaan
Berikut ini data permintaan kopi di Kafe Milenial pada Bulan Juni 2024.
Menu Kopi
Harga
Jumlah Permintaan/Cup
Kopi Nusantara
Rp22.000,00
500
Kopi Mantap
Rp21.000,00
600
Kopi Sejuk
Rp20.000,00
700
Kopi Rakyat
Rp18.000,00
850
Kopi Hemat
Rp16.000,00
1.000
Pada Bulan ini, Kafe Milenial memberikan promo sesuai tabel berikut:
Menu Kopi
Harga
Jumlah Permintaan/Cup
Kopi Nusantara
Rp20.000,00
700
Kopi Mantap
Rp19.000,00
700
Kopi Sejuk
Rp18.000,00
850
Kopi Rakyat
Rp16.000,00
1.100
Kopi Hemat
Rp14.000,00
1.200
Berdasarkan data tersebut, tentukan pernyataan berikut ini yang benar berdasarkan prinsip ekonomi! (Jawaban benar lebih dari satu)
A. Penurunan harga kopi meningkatkan jumlah permintaan karena permintaan bersifat elastis terhadap harga.
B. Penurunan harga selalu menurunkan pendapatan total produsen, karena harga per unit turun.
C. Adanya penurunan harga kopi dapat meningkatkan loyalitas konsumen dan volume penjualan.
D. Pendapatan Kafe Milenial menurun karena permintaan kopi bersifat inelastis terhadap harga.
E. Adanya promo menyebabkan jumlah permintaan kopi meningkat, sehingga tidak sesuai dengan hukum permintaan.
Jawaban: A dan C
Kata Kunci: Elastisitas permintaan, hukum permintaan, pendapatan total, strategi promo, loyalitas konsumen.
A Benar: Berdasarkan data, penurunan harga Kopi Nusantara dari Rp22.000 ke Rp20.000 (turun ~9%) menyebabkan kenaikan permintaan dari 500 ke 700 cup (naik 40%). Karena persentase kenaikan permintaan lebih besar dari penurunan harga, maka permintaan bersifat elastis.
B Salah: Pendapatan total justru meningkat. (Rp22.000 x 500 = Rp11.000.000 menjadi Rp20.000 x 700 = Rp14.000.000).
C Benar: Secara keseluruhan, volume penjualan semua menu meningkat setelah promo. Strategi harga yang kompetitif dapat menarik pelanggan dan membangun loyalitas.
D Salah: Pendapatan meningkat, bukan menurun. Permintaannya juga elastis, bukan inelastis.
E Salah: Peningkatan permintaan akibat penurunan harga justru SESUAI dengan hukum permintaan.
Soal 17Laju Inflasi
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Indeks Harga Konsumen (IHK) di suatu wilayah tercatat sebesar 112 pada tahun 2022 dan meningkat menjadi 118 pada tahun 2023. Di sisi lain, IHK pada tahun 2024 naik kembali menjadi 125.
Berdasarkan data tersebut, manakah pernyataan berikut yang paling tepat mengenai perkembangan laju inflasi dari tahun ke tahun?
A. Inflasi tahun 2023 lebih tinggi dibandingkan tahun 2024.
B. Inflasi tahun 2023 dan 2024 menunjukkan tren penurunan.
C. Inflasi tahun 2024 lebih tinggi dibandingkan tahun 2023.
D. Inflasi pada tahun 2023 mencapai tertinggi adalah 7%.
E. Tingkat inflasi tahun 2024 yaitu 5% lebih rendah dari tahun sebelumnya.
Jawaban: C. Inflasi tahun 2024 lebih tinggi dibandingkan tahun 2023.
Kata Kunci: Indeks Harga Konsumen (IHK), laju inflasi, persentase perubahan IHK, perbandingan inflasi antar tahun.
Laju inflasi dihitung dari persentase perubahan IHK.
Inflasi 2023 = ((118 - 112) / 112) x 100% = (6/112) x 100% = 5,36%
Inflasi 2024 = ((125 - 118) / 118) x 100% = (7/118) x 100% = 5,93%
Karena 5,93% > 5,36%, maka inflasi tahun 2024 lebih tinggi dibandingkan tahun 2023.
Soal 18Kebijakan Moneter
Pada triwulan kedua tahun 2024, tingkat inflasi nasional melonjak menjadi 7,5% year-on-year, jauh melampaui target inflasi 3%. Kenaikan inflasi disebabkan oleh kombinasi dari:
Gangguan distribusi pangan domestik akibat cuaca ekstrem dan konflik logistik.
Depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebesar 12% dalam tiga bulan terakhir.
Lonjakan harga energi global akibat ketegangan geopolitik.
Ekspektasi inflasi yang meningkat di kalangan pelaku usaha dan konsumen, yang tercermin dari kenaikan upah dan harga-harga secara luas.
Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi nasional pada saat yang sama melambat ke level 4,2% (di bawah target 5,5%), dan angka pengangguran terbuka naik menjadi 6,8%
Berdasarkan ilustrasi tersebut, manakah kebijakan moneter yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut? Jawaban benar lebih dari satu.
A. Menaikkan suku bunga acuan (BI Rate).
B. Menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) perbankan.
C. Menjual Surat Berharga Negara (SBN) di pasar terbuka.
D. Melakukan intervensi di pasar valas untuk menstabilkan rupiah.
E. Meningkatkan jumlah uang beredar untuk menjaga konsumsi masyarakat.
Jawaban: A, C, dan D
Kata Kunci: Kebijakan moneter ketat, BI Rate, operasi pasar terbuka, intervensi valas, inflasi tinggi, depresiasi rupiah.
Masalah utama adalah inflasi tinggi (7,5%) yang disebabkan oleh depresiasi rupiah dan kenaikan harga energi. Kebijakan moneter yang tepat adalah kebijakan moneter ketat (contractionary):
A Benar: Menaikkan BI Rate untuk mengurangi jumlah uang beredar dan menekan inflasi.
B Salah: Menurunkan GWM akan menambah likuiditas (kebijakan longgar), yang justru memperburuk inflasi.
C Benar: Menjual SBN di pasar terbuka akan menyerap uang beredar (operasi pasar terbuka ketat).
D Benar: Intervensi valas untuk menstabilkan rupiah penting karena depresiasi rupiah menyumbang inflasi (imported inflation).
E Salah: Meningkatkan jumlah uang beredar akan memperburuk inflasi.
Soal 19Peran BUMN
PT Perkebunan Nusantara (PTPN) merupakan sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor perkebunan, melakukan ekspansi usaha dengan membuka lahan baru dan membangun pabrik pengolahan sawit di beberapa daerah tertinggal. Langkah ini menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar, meningkatkan pendapatan petani lokal melalui kemitraan, serta meningkatkan ekspor hasil perkebunan ke mancanegara.
Berdasarkan ilustrasi tersebut, manakah dampak dari peran badan usaha PTPN terhadap perekonomian Indonesia? Jawaban benar lebih dari satu.
A. Meningkatkan kesempatan kerja di wilayah tertinggal.
B. Meningkatkan potensi impor hasil perkebunan.
C. Mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.
D. Meningkatkan penerimaan devisa negara dari ekspor.
E. Melemahkan daya saing petani lokal dalam jangka panjang.
Jawaban: A, C, dan D
Kata Kunci: BUMN, PTPN, kesempatan kerja, pemerataan pembangunan, devisa ekspor, daerah tertinggal.
A Benar: Teks menyebutkan "menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar" di "daerah tertinggal".
B Salah: Teks menyebutkan "meningkatkan ekspor", bukan impor.
C Benar: Pembangunan di daerah tertinggal mendorong pemerataan pembangunan.
D Benar: "Meningkatkan ekspor hasil perkebunan" berarti meningkatkan penerimaan devisa.
E Salah: Teks menyebutkan "meningkatkan pendapatan petani lokal melalui kemitraan", yang berarti memperkuat, bukan melemahkan.
Soal 20Persamaan Dasar Akuntansi
Perusahaan dagang "Toko Berkah" milik Bapak Rahmat melakukan beberapa transaksi selama minggu pertama bulan Februari 2025. Manakah transaksi-transaksi yang mempengaruhi komponen ekuitas dalam persamaan dasar akuntansi? Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
A. Menyetorkan modal awal ke rekening perusahaan sebesar Rp75.000.000,00.
B. Membeli persediaan barang dagang secara kredit senilai Rp30.000.000,00.
C. Membayar sewa toko bulan Februari sebesar Rp5.000.000,00.
D. Menjual barang dagangan senilai Rp15.000.000,00 secara tunai (harga pokok penjualan: Rp9.000.000,00).
E. Membayar utang usaha sebesar Rp10.000.000,00.
Jawaban: A, C, dan D
Kata Kunci: Ekuitas, investasi pemilik, pendapatan, beban, prive, persamaan dasar akuntansi.
Ekuitas dipengaruhi oleh investasi pemilik, pendapatan, dan beban (prive).
A Benar: Setoran modal menambah ekuitas.
B Salah: Membeli persediaan secara kredit menambah Aset (Persediaan) dan Kewajiban (Utang), tidak mempengaruhi Ekuitas.
C Benar: Membayar sewa adalah Beban, yang mengurangi Ekuitas.
D Benar: Penjualan menghasilkan Pendapatan (menambah Ekuitas) dan HPP adalah Beban (mengurangi Ekuitas). Efek bersihnya menambah Ekuitas sebesar laba (Rp15.000.000 - Rp9.000.000 = Rp6.000.000).
E Salah: Membayar utang mengurangi Aset (Kas) dan Kewajiban (Utang), tidak mempengaruhi Ekuitas.