Pengantar Pendapatan Nasional
Pendapatan Nasional adalah seluruh pendapatan yang diterima oleh seluruh anggota masyarakat dalam suatu negara dalam kurun waktu satu tahun.
💡 Mengapa Penting?
- Mengukur tingkat kemakmuran masyarakat
- Mengetahui struktur ekonomi negara
- Membandingkan kinerja ekonomi antarnegara
- Dasar perencanaan kebijakan ekonomi
PDB – Produk Domestik Bruto
Nilai seluruh barang dan jasa akhir yang diproduksi di dalam batas wilayah suatu negara dalam satu tahun.
- C = Konsumsi Rumah Tangga
- I = Investasi
- G = Belanja Pemerintah
- X-M = Ekspor Neto
PDB = 1000+500+700+(300-200) = 2.300 triliun
GNP – Produk Nasional Bruto
Nilai produksi yang dihasilkan oleh warga negara suatu negara, baik di dalam maupun luar negeri.
Alur Pendapatan Nasional
⚠️ Penting: Setiap tahap mengurangi komponen tertentu:
• PDB → GNP: ± pendapatan netto LN
• GNP → NNP: - depresiasi
• NNP → NNI: - pajak tidak langsung
• NNI → PI: - laba ditahan, iuran, pajak perusahaan + transfer payment
• PI → DI: - pajak langsung
Metode Perhitungan PDB
| Metode | Rumus | Keterangan |
|---|---|---|
| Produksi | Σ Nilai Tambah | Menjumlahkan nilai tambah setiap sektor |
| Pengeluaran | C + I + G + (X-M) | Menjumlahkan semua pengeluaran akhir |
| Pendapatan | r + w + i + p | Menjumlahkan semua faktor produksi |
Distribusi Pendapatan
Koefisien Gini mengukur ketimpangan: 0 = merata, 1 = timpang sempurna.
📊 Interpretasi Kurva Lorenz:
- Garis diagonal = pemerataan sempurna
- Semakin melengkung = semakin timpang
- Indonesia 2024: Gini Ratio ≈ 0,38 (sedang)
Studi Kasus
DKI Jakarta: PDRB/kapita Rp 250 juta/tahun
Papua: PDRB/kapita Rp 45 juta/tahun
NTT: PDRB/kapita Rp 25 juta/tahun