Bab 2.C — Analisis Transaksi

Mekanisme Debit dan Kredit dalam akuntansi

Prinsip Double Entry

Setiap transaksi mempengaruhi minimal 2 akun dengan posisi yang berlawanan (satu di Debit, satu di Kredit). Jumlah Debit harus sama dengan jumlah Kredit.

📖 Prinsip Dasar:
DEBIT = KREDIT
Setiap transaksi selalu memiliki dua sisi yang seimbang.

Aturan Debit & Kredit

Kelompok AkunBertambahBerkurang
HartaDebit (+)Kredit (−)
UtangKredit (+)Debit (−)
ModalKredit (+)Debit (−)
PendapatanKredit (+)Debit (−)
BebanDebit (+)Kredit (−)
PriveDebit (+)Kredit (−)
🔑 Jembatan Keledai:
HE-B-P (Harta, Beban, Prive) → bertambah di DEBIT
U-M-P (Utang, Modal, Pendapatan) → bertambah di KREDIT

Langkah Analisis Transaksi

1
Identifikasi akun yang terpengaruhTentukan minimal 2 akun yang berubah akibat transaksi
2
Tentukan kelompok akunHarta / Utang / Modal / Pendapatan / Beban
3
Tentukan bertambah atau berkurangApakah akun tersebut bertambah atau berkurang?
4
Tentukan posisi Debit/KreditSesuai aturan: H-B bertambah di Debit, U-M-P bertambah di Kredit

📝 Contoh Analisis

Transaksi: "Diterima pendapatan jasa secara tunai Rp 1.000.000"

Analisis:
1. Akun terpengaruh: Kas dan Pendapatan Jasa
2. Kelompok: Kas = Harta, Pendapatan Jasa = Pendapatan
3. Perubahan: Kas bertambah, Pendapatan bertambah
4. Posisi: Kas → Debit Rp 1.000.000, Pendapatan → Kredit Rp 1.000.000

Kesimpulan