Pengertian Buku Besar
Buku besar (ledger) adalah kumpulan akun-akun yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan secara terperinci per akun. Buku besar merupakan kumpulan dari semua akun yang dimiliki perusahaan.
🎯 Fungsi Buku Besar:
• Menyediakan informasi saldo setiap akun
• Dasar penyusunan neraca saldo
• Memudahkan penyusunan laporan keuangan
Bentuk Buku Besar
📘 A. Bentuk T (T-Account)
Bentuk paling sederhana, menyerupai huruf "T". Digunakan untuk analisis dan pembelajaran.
KAS
DEBIT
- Modal: Rp 5.000.000
- Pendapatan: Rp 1.000.000
KREDIT
- Peralatan: Rp 1.500.000
- Beban: Rp 200.000
📗 B. Bentuk Skontro (2 Kolom / Staffel)
Terdiri dari kolom Debit dan Kredit secara berdampingan. Umum digunakan di Indonesia.
📕 C. Bentuk Staffel (4 Kolom / 6 Kolom)
Bentuk lebih lengkap dengan kolom tanggal, keterangan, referensi, debit, kredit, dan saldo.
Jenis Buku Besar
- Buku Besar Umum (General Ledger) — berisi semua akun neraca & laba/rugi
- Buku Besar Pembantu (Subsidiary Ledger) — rincian akun tertentu, misal: buku pembantu utang per kreditur
Contoh: PT Maju Jaya punya 5 supplier. Daripada membuat 5 akun "Utang" terpisah, cukup buat 1 akun "Utang Usaha" di buku besar umum, lalu buat buku pembantu utang yang merinci utang ke masing-masing supplier.