Konsep Dasar Ketenagakerjaan

Ilustrasi ketenagakerjaan dan dunia kerja

Ilustrasi dunia kerja dan partisipasi tenaga kerja

Ketenagakerjaan adalah segala hal yang berhubungan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama, dan setelah masa kerja. Dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun masyarakat.

Komponen Penduduk dalam Ketenagakerjaan

PENDUDUK

Tenaga Kerja (Usia Kerja)

Penduduk usia 15 tahun ke atas yang potensial untuk bekerja.

  • Angkatan Kerja: Bekerja + Pengangguran
  • Bukan Angkatan Kerja: Sekolah, mengurus rumah tangga, pensiun

Bukan Tenaga Kerja

Penduduk di luar usia kerja (0-14 tahun dan >65 tahun yang tidak bekerja).

Klasifikasi Tenaga Kerja

Berdasarkan Status

  • Pekerja upahan (buruh/karyawan)
  • Pekerja mandiri (wirausaha)
  • Pekerja tidak dibayar (pekerja keluarga)

Berdasarkan Jam Kerja

  • Pekerja penuh (>35 jam/minggu)
  • Pekerja paruh waktu (15-34 jam/minggu)
  • Setengah menganggur (<15 jam/minggu)

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) = (Angkatan Kerja / Tenaga Kerja) × 100%
TPAK Indonesia 2024 sekitar 69% (BPS), artinya dari 100 penduduk usia kerja, 69 orang aktif secara ekonomi.

Analisis Pengangguran

Ilustrasi pengangguran

Pengangguran menjadi tantangan sosial-ekonomi yang kompleks

Pengangguran adalah situasi ketika seseorang yang termasuk dalam kategori angkatan kerja tidak memiliki pekerjaan dan sedang aktif mencari pekerjaan.

Jenis-Jenis Pengangguran Berdasarkan Penyebab

Jenis Pengangguran Penyebab Contoh
Friksional Waktu tunggu antara pekerjaan lama dan baru Lulusan baru mencari kerja, pekerja pindah kerja
Struktural Perubahan struktur ekonomi, ketidaksesuaian keahlian Pekerja tekstil tergantikan mesin otomatis
Musiman Perubahan musim/permintaan Petani saat paceklik, pekerja pariwisata di low season
Siklikal Resesi atau penurunan ekonomi PHK massal saat krisis ekonomi

Jenis Pengangguran Berdasarkan Sifat

Pengangguran Terbuka

Tidak bekerja sama sekali dan aktif mencari kerja.

Pengangguran Terselubung

Bekerja tetapi tidak produktif (kelebihan tenaga kerja).

Setengah Menganggur

Bekerja kurang dari jam normal (<35 jam/minggu).

Dampak Pengangguran

Dampak Ekonomi

  • Menurunnya pendapatan per kapita
  • PDB lebih rendah dari potensial
  • Beban APBN meningkat (subsidi, bansos)

Dampak Sosial

  • Kemiskinan dan kesenjangan
  • Kriminalitas dan masalah sosial
  • Hilangnya keterampilan (skill erosion)
  • Stres dan depresi

Kebijakan Mengatasi Pengangguran

  • Kebijakan Moneter Ekspansif: Menurunkan suku bunga untuk mendorong investasi.
  • Kebijakan Fiskal Ekspansif: Meningkatkan belanja infrastruktur, subsidi.
  • Kebijakan Pendidikan & Pelatihan: Program pelatihan kerja (BLK), link and match.
  • Pengembangan UMKM & Kewirausahaan: Kredit usaha rakyat, pendampingan.
  • Program Padat Karya: Pembangunan infrastruktur dengan menyerap tenaga kerja lokal.

Data Terkini (BPS, Februari 2025): Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia = 5,2%. Jumlah angkatan kerja = 150 juta jiwa.

Sistem Pengupahan

Sistem Pengupahan di Indonesia

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) RI No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, sistem pengupahan di Indonesia mengatur hak pekerja atas upah yang layak.

Kebijakan Upah Minimum (UMP/UMK)
Sistem Upah Berdasarkan Waktu (jam, hari, bulan)
Sistem Upah Berdasarkan Hasil (borongan)
Struktur dan Skala Upah
Perhitungan Upah Lembur
Perlindungan Upah (tidak boleh ditunda)

Komponen Upah:

  • Upah Pokok: Imbalan dasar tanpa tunjangan.
  • Tunjangan Tetap: Dibayarkan secara rutin (tunjangan anak/istri).
  • Tunjangan Tidak Tetap: Berdasarkan kehadiran/prestasi.

Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025: DKI Jakarta Rp 5.100.000, Jawa Barat Rp 2.100.000, (contoh ilustrasi).

Pelajari Sistem Pengupahan Lengkap

Studi Kasus: Dampak Pandemi terhadap Ketenagakerjaan

Krisis Ketenagakerjaan Akibat COVID-19

Pandemi COVID-19 menyebabkan kontraksi ekonomi yang berdampak signifikan terhadap ketenagakerjaan. Banyak perusahaan melakukan PHK dan dirumahkan. Sektor informal dan UMKM paling terdampak. Data BPS menunjukkan TPT sempat melonjak hingga 7,07% (Agustus 2020).

Data ilustrasi:

  • Jumlah pekerja terdampak pandemi: 2,5 juta jiwa
  • Sektor paling terdampak: pariwisata, transportasi, manufaktur
  • Pekerja informal yang kembali ke desa: 1,2 juta jiwa (urbanisasi balik)

Pertanyaan Studi Kasus:

  1. Jenis pengangguran apa yang dominan terjadi saat pandemi? Jelaskan!
  2. Mengapa sektor informal lebih rentan terhadap krisis?
  3. Kebijakan apa yang dapat diambil pemerintah untuk mengatasi lonjakan pengangguran saat pandemi?
  4. Bagaimana dampak jangka panjang pandemi terhadap struktur ketenagakerjaan di Indonesia?

Video Penjelasan

Video: Konsep Ketenagakerjaan dan Pengangguran (Sumber: YouTube)